Samarinda – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda terus memperkuat budaya hidup bersih melalui kegiatan kerja bakti yang melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan yang dipusatkan di area depan Rutan ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter sekaligus upaya menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Samarinda, Rachmad Tri Raharjo, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Bima Nugraha, serta diawasi oleh jajaran staf pengamanan. Kehadiran pimpinan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk memastikan seluruh rangkaian kerja bakti berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan prosedur pengamanan yang berlaku.
Pelaksanaan kerja bakti berlangsung pada sore hari dengan melibatkan WBP yang telah memenuhi persyaratan mengikuti kegiatan pembinaan. Bersama petugas, para WBP bergotong royong membersihkan area depan Rutan melalui berbagai aktivitas, mulai dari menyapu halaman, memangkas rumput liar, membersihkan saluran air, mengumpulkan sampah, merapikan tanaman, hingga mengangkut hasil pembersihan ke lokasi pembuangan yang telah ditentukan. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh peserta membuat lingkungan depan Rutan tampak lebih bersih, rapi, dan asri.
Di sela-sela kegiatan, Kepala Rutan bersama Ka. KPR turut meninjau setiap titik pekerjaan sekaligus memberikan arahan kepada petugas dan WBP. Pengawasan secara langsung dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan baik, mengedepankan keselamatan kerja, serta tetap menjaga ketertiban selama proses pembinaan berlangsung. Langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi pembinaan yang selaras dengan aspek keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kelas I Samarinda, Rachmad Tri Raharjo, menyampaikan bahwa kerja bakti tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter bagi WBP. Melalui kegiatan tersebut, WBP diajak menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, semangat gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai bekal positif ketika kembali ke tengah masyarakat.
"Pembinaan tidak hanya diberikan melalui pelatihan keterampilan, tetapi juga melalui pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, WBP belajar menghargai lingkungan, bekerja sama, dan membangun karakter yang lebih baik sebagai bekal saat kembali ke masyarakat," ujar Rachmad Tri Raharjo.
Melalui pelaksanaan kerja bakti secara rutin, Rutan Kelas I Samarinda terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan representatif. Sinergi antara petugas dan WBP diharapkan mampu memperkuat budaya kerja yang positif serta mendukung terwujudnya pembinaan yang humanis, profesional, dan berkelanjutan.
0 Komentar