Perkuat Budaya Baca, Rutan Samarinda Terima 100 Buku dari Dinas Perpustakaan

 



Samarinda, 27 Agustus 2026 — Upaya memperkuat budaya literasi di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda terus dilakukan melalui sinergi dengan berbagai pihak. Salah satunya diwujudkan melalui penerimaan bantuan sebanyak 100 buku dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan program pembinaan warga binaan, khususnya dalam menyediakan akses terhadap bahan bacaan yang edukatif dan bermanfaat. Kehadiran tambahan koleksi buku diharapkan dapat mendorong warga binaan untuk memanfaatkan waktu selama menjalani masa pembinaan dengan kegiatan yang positif dan produktif.

Ratusan buku yang diterima akan dimanfaatkan melalui fasilitas perpustakaan yang tersedia di Rutan Samarinda. Beragam bahan bacaan tersebut dapat menjadi sarana bagi warga binaan untuk memperoleh pengetahuan, memperluas wawasan, sekaligus mendukung proses pengembangan diri selama berada di dalam Rutan.

Kepala Rutan Kelas I Samarinda, Rachmad Tri Raharjo, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung peningkatan literasi warga binaan.

“Bantuan buku ini sangat berarti dalam mendukung proses pembinaan warga binaan. Kami berharap buku-buku yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menambah wawasan, meningkatkan minat baca, serta menjadi sarana bagi warga binaan untuk terus belajar dan mengembangkan diri,” ujarnya.

Rachmad menambahkan, pembinaan di Rutan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga mencakup pembinaan kepribadian serta peningkatan kualitas diri warga binaan. Dalam hal ini, akses terhadap bahan bacaan menjadi salah satu bagian penting yang dapat memberikan pengetahuan, motivasi, sekaligus membuka perspektif baru.

Melalui dukungan dan kolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur, Rutan Samarinda berharap budaya membaca dapat semakin tumbuh di kalangan warga binaan. Sinergi tersebut sekaligus menjadi langkah nyata dalam menghadirkan lingkungan pembinaan yang mendorong warga binaan untuk terus belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Posting Komentar

0 Komentar